Berikut beberapa jenis plastik yang umum digunakan untuk kemasan frozen food.
Plastik PE untuk Frozen Food Sehari-Hari
Polyethylene atau PE merupakan salah satu material plastik yang paling sering digunakan untuk kemasan makanan. Plastik ini cukup fleksibel, tahan terhadap kelembapan, dan cocok untuk berbagai produk frozen food sederhana.
Plastik PE dapat digunakan untuk mengemas bakso, sosis, nugget, kentang beku, sayuran beku, hingga aneka makanan siap goreng. Material ini juga relatif mudah ditemukan dan memiliki harga yang lebih ekonomis untuk usaha rumahan.
Plastik LDPE dan LLDPE untuk Kemasan Fleksibel
LDPE dan LLDPE merupakan turunan dari plastik PE yang dikenal fleksibel serta cukup tahan terhadap suhu rendah. LDPE cocok digunakan untuk produk frozen food ringan dengan kebutuhan kemasan sederhana.
LLDPE biasanya memiliki ketahanan tarik dan ketahanan sobek yang lebih baik dibandingkan LDPE biasa. Karena itu, jenis ini dapat dipertimbangkan untuk frozen food
yang membutuhkan kemasan lebih kuat, misalnya makanan berbumbu, produk dengan berat lebih besar, atau produk yang sering berpindah selama proses distribusi.
BPOM menyebut LDPE dapat digunakan untuk penyimpanan beku hingga suhu sekitar -50°C, tetapi penggunaannya tetap perlu disesuaikan dengan karakteristik pangan, terutama untuk makanan dengan kandungan lemak tinggi.
Plastik Nylon PE untuk Frozen Food Vacuum
Untuk produk daging, ayam, ikan, seafood, atau makanan yang ingin disimpan lebih rapi, plastik nylon PE menjadi pilihan yang sangat populer. Kemasan ini merupakan kombinasi bahan nylon dan PE yang memiliki ketahanan lebih baik terhadap sobekan serta membantu mengurangi masuknya udara ke dalam kemasan.
Nylon PE sangat cocok digunakan bersama mesin vacuum sealer. Proses vacuum membantu mengeluarkan sebagian besar udara dari dalam plastik sehingga produk dapat tersimpan lebih rapi dan risiko freezer burn dapat diminimalkan.
Kemasan ini ideal untuk frozen food premium, daging marinasi, fillet ikan, udang, cumi, ayam potong, hingga makanan siap masak yang membutuhkan tampilan lebih profesional.
Plastik PET PE untuk Kemasan Frozen Food Cetak
Plastik PET PE biasanya digunakan untuk produk frozen food yang membutuhkan desain kemasan lebih menarik. Lapisan PET mendukung hasil cetak yang lebih tajam dan rapi, sedangkan lapisan PE berfungsi sebagai bagian dalam yang dapat bersentuhan dengan produk makanan.
Jenis kemasan ini cocok untuk brand frozen food yang ingin tampil lebih profesional di rak toko, supermarket, atau marketplace. Produk seperti nugget homemade, dimsum premium, kentang beku, makanan olahan ayam, dan snack beku dapat menggunakan kemasan PET PE dengan desain custom.
Plastik PP untuk Wadah Frozen Food Siap Masak
Polypropylene atau PP lebih sering digunakan dalam bentuk wadah atau container. Material ini cocok untuk frozen food siap saji, seperti rice bowl beku, lasagna, pasta, lauk matang, sup beku, atau makanan yang nantinya akan dipanaskan kembali sesuai petunjuk penggunaan.
Wadah PP memiliki struktur yang lebih kaku dibandingkan plastik PE. Namun, pastikan wadah yang digunakan memang dirancang untuk kemasan makanan dan memiliki keterangan penggunaan yang jelas.
Plastik HDPE untuk Kemasan yang Lebih Kaku
HDPE memiliki karakter yang lebih padat dan kaku. Material ini dapat digunakan untuk wadah frozen food tertentu, terutama produk yang membutuhkan bentuk kemasan stabil. Meski demikian, HDPE tidak selalu menjadi pilihan utama untuk pouch karena sifatnya tidak sefleksibel PE atau nylon PE.